Komponen Keamanan Lift Otomatis

Gedung – gedung perkantoran maupun pusat pembelanjaan yang menjulang tinggi dengan banyak lantai (tingkat) pasti menggunakan lift sebagai alat untuk orang – orang naik – turun lantai. Keberadaan fasilitas ini di gedung bertingkat sudah bukan hal yang baru lagi. Beberapa dari kita mungkin pernah bahkan sering menggunakan lift. Apakah anda tahu kalau ketika kita sedang berada di dalam lift diri kita seutuhnya telah menjadi tanggung jawab mesin? Ya, keseluruhan sistem yang mengendalikan lift tidak dikontrol langsung oleh manusia. Benda ini bekerja secara otomatis baik dari segi mekanik maupun elektronik. Lalu sebenarnya komponen apa saja yang bertugas menjalankan lift dan menjamin keamanan orang – orang di dalamnya? Kami akan menjawabnya di artikel ini.

30efbf4ffd52faeaa160857f7478da21

  • Over Load Sensor

Fungsinya tepat seperti namanya, yaitu untuk mendeteksi berat yang dimuat oleh lift. Saat pemasangannya alat ini akan diatur dengan memasukan berat ideal atau batas masksimal kapasitas alat penggangkut orang tersebut. Dalam pengoperasian elevator kita akan mendapati alarm berbunyi saat berat di dalamnya melebihi kapasitas. Sensor berat ini banyak dijual oleh perusahaan Autonics.

  • Emergensy Switch

Sebenarnya alat ini tidak termasuk komponen otomatis karena harus sepenuhnya melibatkan unsur manusia dan hanya digunakan pada saat keadaan darurat untuk memanggil pertolongan

  • Governor

Governor berfungsi untuk mengendalikan laju lift. Di dalamnya mencakup 2 macam sistem keamanan lift sekaligus. Pertama ada sistem berbasis elektrik yang bertugas memutus aliran daya dari kontrol (PLC) ke motor lift. Sedangkan yang kedua berbasis mekanik dengan memanfaatkan rem khusus yang dipasangkan di bawah kabin untuk berhenti.

  • Wire Tension Safety

Setelah keberadaan sensor berat keamanan lift akan semikin baik dengan dilengkapi Wire Tension Safety. Komponen tersebut memang merupakan sektor yang wajib ada pada elevator sebab kegunaannya sepagai pengukur ketegangan tali penyangga lift.

  • Swich Door

Pintu lift yang bisa membuka dan menutup dengan sendirinya tentu menimbulkan resiko terjepit bila tiba – tiba ada orang yang menyerobot masuk saat pintu hampir menutup sempurna. Untuk mengantisipasi hal ini diterapkanlah sistem Swich Door dengan sensor getaran.