Mengenal mobilisasi & demobilisasi proyek konstruksi

Tiap proyek konstruksi biasanya terdiri dari bervariasi item pekerjaan, pada sekarang tahap pertama, proyek mempunyai pekerjaan mobilisasi & demobilisasi proyek, pekerjaan cukup memastikan keberhasilan proyek sebab pengaruhi sumber daya pekerjaan konstruksi. Keterlambatan melaksanakan aktivitas mobilisasi akan berdampak pada jadwal pekerjaan. Untuk uraian lengkapnya mengenai mobilisasi & demobilisasi akan dibahas di bawah ini:

Pengertian mobilisasi

Mobilisasi ialah aktivitas untuk mendatangkan sumber daya dalam proyek layaknya yang di bawah ini:

  1. Membeli & menyewa tanah/lahan untuk menjadi base camp.
  2. Mendatangkan staff & personil bekerja cocok dengan kebutuhan lapangan.
  3. Mendatang perlengkapan layaknya yang tertera dalam dokumen penawaran layaknya perlengkapan laboratorium & perlengkapan bar cutter konstruksi utama.
  4. Sediakan base camp layaknya kantor lapangan, gudang, bengkel, & lain-lain.
  5. Mendatang olahan pekerjaan.

 

Pengertian demobilisasi

Demobilisasi ialah aktivitas untuk mengembalikan kondisi ruang bekerja membuat kondisi sekarang pekerjaan belum diawali terhitung sumber daya yang untuk mobilisasi layaknya pemindahan instalasi perlengkapan, peratalan, peralatan, personil & lain-lain.

Satuan pembayaran

Satuan pembayaran untuk aktivitas ini wajib dibayar: lumpsum

Pembayaran lump sum akan dibayar berdasarkan 3 angsuran ialah:

  1. 50 %. Sekarang mobilisasi 50% selesai dilakukan
  2. 20 %. Sekarang semua perlengkapan utama sudah terletak dilapangan
  3. 30 %. Sekarang demob sudah selesai dilaksanakan.

 

Untuk materi lengkapnya tentang galian, mampu dilihat divisi 1 umum, pada spek umum 2010 perbaikan 3 kementrian pekerjaan umum direktorat bina marga.

Menjadi uraian kitasipil mengenai mobilisasi & demobilisasi. Semoga bermanfaat.

Untuk info lebih jelasnya, silahkan klik url berikut http://saranamutu.co.id/.