Perbedaan Percetakan Digital dan Offset

 

Perbedaan Percetakan Digital dan Offset

Di dalam dunia percetakan, ada dua jenis mesin cetak yang sering digunakan untuk melayani konsumen, yaitu percetakan digital dan percetakan offset. Kedua jenis percetakan itu memiliki karakteristik dan fungsi yang berbeda. Namun sayangnya, masih banyak orang yang belum memahami perbedaan keduanya, sehingga saat ingin mencetak properti tertentu, mereka kebingungan mau pilih yang mana. Bila kamu juga masih belum tahu apa saja perbedaan percetakan digital dan offset, yuk simak penjelasannya di bawah ini.

Mau Print A1 di Percetakan? Ketahui Dulu 3 Perbedaan Percetakan Digital dan Offset

Perbedaan Percetakan Digital dan Offset

Mungkin kamu memiliki pertanyaan, mengapa harus menggunakan jasa percetakan? Jasa percetakan dapat digunakan untuk mencetak berkas yang ukurannya tidak bisa ditangani oleh printer biasa. Misalnya, saat kamu ingin print A1, printer biasa tidak akan cukup. Oleh karenanya kamu membutuhkan percetakan. Selain itu, jasa percetakan juga membuat proses cetak properti dengan jumlah banyak semakin cepat. Masalahnya, di percetakan itu ada dua jenis mesin cetak; digital dan offset. Untuk menentukan mau menggunakan yang mana, perlu dipahami dulu 3 perbedaan keduanya berikut ini!

1. Mesin Cetak

Perbedaan pertama terletak dari jenis mesin yang digunakan. Percetakan digital menggunakan teknologi digital sebagai perkembangan dari mesin offset biasa. Pada mesin ini tidak diperlukan lagi plat untuk memindahkan materi cetak ke bahan. Cukup membuat dan mengedit materi secara digital, kemudian materi bisa langsung dicetak. Sedangkan pada percetakan offset mesin yang dipakai masih menggunakan plat. Selain itu, hasil cetaknya juga memerlukan waktu pengeringan karena pewarnaannya menggunakan tinta basah.

2. Kapasitas Produksi

Yang menjadi kelebihan dari percetakan offset adalah kapasitas produksinya bisa secara massal. Mesinnya dapat digunakan untuk mencetak materi dalam jumlah besar, bahkan hingga ribuan. Makanya, percetakaan jenis ini banyak digunakan untuk mencetak buku, brosur, atau koran. Sedangkan percetakan digital kapasitas produksinya tidak selalu banyak. Tapi, kelebihannya, percetakan digital bisa melayani konsumen yang ingin mencetak satuan, meskipun harga jasa print warna A1 per lembar jadi lebih mahal.

3. Harga Satuan

Karena kapasitas produksinya tidak sebanyak mesin percetakan offset, hasil dari percetakan digital memiliki harga yang lebih tinggi. Lain halnya dengan percetakan offset yang dapat mencetak massal. Misalnya ingin mencetak ukuran A1. Semakin banyak yang dicetak, maka harga print A1 per lembar bisa jadi lebih murah.